3.18.2011

Yang Harus Dihindari Bila Tak Ingin Perut Buncit

Jumat, 18/03/2011 14:13 WIB
Merry Wahyuningsih - detikHealth


Jakarta, Banyak orang yang tidak gemuk tetapi memiliki perut yang buncit, padahal lemak di perut lebih bahaya dibanding dengan lemak tempat lain di tubuh. Ada beberapa hal yang harus dihindari bila perut Anda tak ingin buncit.

Perut buncit adalah istilah untuk menggambarkan lemak berlebih yang terdapat di perut. Perut yang membuncit tidak memberi manfaat apa-apa pada kesehatan tubuh.

Sebagian besar perut buncit merupakan dampak dari berat badan yang berlebih, tapi ada juga penyebab lain, yaitu otot perut yang lemah, postur tubuh yang buruk, stres dan kelebihan hormon.

Perut buncit juga bisa menunjukkan adanya masalah gastrointestinal (pencernaan), seperti sembelit, sindrom iritasi usus, penyakit radang usus dan gastroparesis, yaitu jenis kerusakan saraf yang mempengaruhi perut.

Berikut beberapa makanan yang harus dihindari bila tak ingin perut membuncit, seperti dilansir Lifemojo, Jumat (18/3/2011):

1. Makanan gorengan
Makanan yang digoreng dapat memperlambat proses pencernaan sehingga membuat lemak menumpuk di dalam tubuh. Bila tidak ingin perut buncit, sebaiknya konsumsi lemak baik yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA).

Asam lemak ini bekerja melawan lemak visceral abdominal (lemak perut). Beberapa sumber dari asam lemak tak jenuh tunggal adalah minyak zaitun, minyak biji rami, minyak canola, minyak safflower, minyak kedelai, kacang-kacangan dan biji-bijian seperti kenari, kacang pinus, pistachio, panggang biji labu dan biji bunga matahari), zaitun, alpukat dan dark chocolate.

2. Garam atau sodium

Garam, bumbu asin dan makanan olahan memiliki kandungan natrium yang tinggi. Asupan makanan asin dalam jumlah yang lebih besar dapat membuat perut membuncit, karena garam dapat menarik air dalam jumlah besar sehingga menyebabkan retensi air.

3. Minuman berkarbonasi (soda)

Perut adalah titik tertinggi di mana gelembung cola dapat terakumulasi. Selain itu, banyak mengonsumsi minuman soda terutama yang terbuat dari gula buatan, tentunya tidak akan membuat perut rata. Senyawa yang terkandung didalamnya dapat diubah menjadi lemak lebih cepat dari yang dipikirkan, dan perut akan menjadi gudang dari lemak-lemak tersebut.

4. Makanan berkabohidrat sederhana
Karbohidrat sederhana dalam makanan dapat dikonversi menjadi lemak sangat cepat oleh tubuh. Jadi kurangilah porsi nasi, roti putih, pasta, dan makanan lain yang mengandung banyak karbohidrat sederhana. Sebagai gantinya, direkomendasikan untuk konsumsi roti gandum utuh dan pasta gandum dengan karbohidrat kompleks.

5. Makanan olahan dengan lemak trans

Lemak trans yang banyak terdapat pada makanan olahan merupakan makanan yang tidak sehat. Selain itu, lemak trans juga bisa membuat perut terlihat buncit.



(mer/ir





3.06.2011

5 Kesalahan dalam Memilih Produk Perawatan Kulit

By Lika Samiadi  Thursday February 17, 2011 07:49 pm WIT
Coba tengok meja rias Anda. Ada berapa botol pelembab, krim malam, dan pembersih muka yang sudah lama Anda beli tapi tak pernah disentuh? Bisa jadi ini akibat kesalahan yang biasa kita lakukan dalam berbelanja produk perawatan kulit. Agar tak tertipu lagi, coba cek daftar berikut ini.
Kesalahan pertama: mudah percaya iklan.
"Produk ini terbukti bisa memutihkan kulit hanya dalam waktu 21 hari," begitu bunyi iklan di majalah dan televisi. Anda pun percaya dan langsung membeli satu botol yang berukuran besar. Yang lupa Anda lakukan adalah membaca kemasannya dan melihat bahan-bahan apa saja yang terkandung di dalamnya. Apakah benar bahan tersebut terbukti bisa memutihkan kulit? Dan jika produk itu mengklaim hasil yang fantastis, pastikan ada hasil penelitian dan riset yang sahih.

Kesalahan kedua: belanja produk diskon.
Tak ada salahnya memborong baju atau sepatu saat musim diskon tiba. Tapi untuk produk perawatan kulit, tunggu dulu. Pelembab merk ternama dijual hanya setengah harga? Hati-hati, bisa jadi barangnya palsu, atau malah stok lama dari tiga tahun lalu. Jika barangnya asli pun jangan langsung terburu-buru kalap memborong. Pastikan produk tersebut mengandung cocok untuk kondisi kulit Anda.

Kesalahan ketiga: mengambil resiko.
Sama seperti slogan iklan, "Buat anak kok coba-coba," untuk kulit pun Anda sebaiknya tak dijadikan ajang coba-coba. Jangan asal mencoba produk baru untuk kulit wajah jika Anda tak tahu apa saja yang terkandung di dalamnya. Bisa-bisa bukan cantik yang didapat, tapi jerawat, alergi, dan iritasi.

Kesalahan keempat: membeli produk yang tak sesuai dengan jenis kulit.
Ada alasannya kenapa Anda harus mengetahui apa jenis kulit Anda. Berminyak, kering, kombinasi, atau sensitif? Saat membeli produk perawatan wajah, belilah yang diperuntukkan bagi jenis kulit Anda. Jika kulit Anda berminyak, jangan memaksakan membeli produk berbentuk krim hanya karena harganya lebih murah.

Kesalahan kelima: menganggap produk mahal = bagus.
Tak banyak yang tahu, bahwa harga sebuah merek produk kecantikan bisa sangat mahal karena biaya promosi yang mereka keluarkan sangat besar. Sebagian besar dana perusahaan itu adalah untuk membayar selebritas yang jadi model iklan, membiayai iklan di berbagai media massa, hingga mengongkosi promosi road show keliling kota. Tak sebanyak itu dana yang mereka keluarkan untuk riset dan uji coba klinis. Sekali lagi, yang terpenting bukan label harganya, tapi label kemasannya yang mencantumkan bahan-bahan apa saja yang terkandung di dalamnya.



Add YM/FB : maharani_71@yahoo.com - Mobile : 0817-482-5599


3.05.2011

Ubah Stres Jadi Kekuatan

Senin, 31/1/2011 | 11:33 WIB
 
KOMPAS.com - Banyak perempuan tidak menyadari bahwa dirinya ketergantungan kepada stres karena tidak memerhatikan kebutuhan diri sendiri. Memusingkan kebutuhan orang lain dan kebahagiaan mereka selama ini selalu menjadi prioritas, tetapi Anda pun juga harus memikirkan kebahagian diri. Berikut adalah tips dari Debbie Mandel, pengarang Addicted to Stress mengenai cara mengubah stres menjadi energi yang berguna.

Identitas Diri
Sebelum menjadi seperti sekarang, ingatkah Anda akan jati diri Anda? Sebelum menjadi istri seseorang, karyawan perusahaan apa, atau teman kerja siapa, masih ingatkah Anda apa yang mendefinisikan Anda? Apa saja hal-hal yang membuat Anda bahagia, apa yang paling Anda nikmati, dan apa yang mahir Anda lakukan, tuliskan hal-hal tersebut. Tanyakan pada diri Anda, "Apa yang paling ingin Anda capai untuk diri sendiri yang bukan untuk orang lain?"

Narsistik yang sehat
Anda tak perlu menjadi orang yang terobsesi dengan diri sendiri untuk menjadi seorang narsistik yang sehat. Debbie menyarankan untuk mencari cara baik untuk merawat diri. Kenakan pakaian yang Anda sukai dan nyaman, plus untuk meningkatkan nilai diri di mata orang lain. Aksesoris, pakaian, gaya rambut, dan lainnya, entah itu kostum atau asli, adalah hal yang menyenangkan untuk digunakan sebagai sarana mengekspresikan diri kepada orang lain.

Membangun tubuh yang sehat
Coba lakukan olahraga yang rutin, seperti angkat beban atau aerobik untuk membakar stres yang Anda alami. Tubuh Anda adalah kuil Anda, jadi rawatlah sebaik-baiknya. Dengan berolahraga, Anda akan merasa lebih sehat, enerjik, dan mengurangi stres. Perhatikan pula asupan makanan, cari yang bervitamin dan sehat.

Selera humor

Kurangi masalah dan stres dengan melihat hidup dengan sisi humor. Perbanyak ekspos diri kepada hal-hal yang menyenangkan dan lucu, seperti membaca buku lucu, nonton film komedi, kumpul bersama teman yang senang "ngebanyol'. Jika Anda terus mengekspos diri terhadap hal yang lucu, hal itu akan menjadi bagian dari diri Anda. Berpura-puralah menjadi semacam detektif yang mencari humor. Menurut Debbie, jika Anda sedang merasa stres dan berbicara dengan teman yang bisa membantu Anda tertawa, Anda akan merasa jauh lebih baik.

Nyalakan libido
Wanita akan selalu terkubur dalam tugas-tugas setiap harinya, dan seks adalah hal terakhir yang ada di pikirannya. "Seorang wanita harus belajar untuk menenangkan diri, ia harus berada dalam zona yang cukup nyaman, dan jika ia merasa stres, seks tidak akan terjadi. Harus ada satu titik yang Anda bisa katakan pada diri sendiri bahwa keintiman adalah hal yang penting, dan harus dibuat jadwal serta menyisihkan waktu untuknya. Lalu segalanya akan menjadi lebih baik, karena Anda akan merasa lebih bahagia dan bisa menggali kekuatan diri.

Bentuk ulang pola pikir

Saat seseorang kesal, ia akan menciptakan cerita yang negatif. Mengapa tidak membuat cerita Anda menjadi positif? Ciptakan suatu cerita yang pahlawannya adalah Anda, dan dengan begini Anda membangun imunitas terhadap segala bentuk negativitas.

NAD

Editor: Nadia Felicia

Sumber: Oprah

Hapus Noda Pada Gigi dengan Apel dan Baking Soda

Sabtu, 5/2/2011 | 14:01 WIB
 
KOMPAS.com - Mulai merasa risih dengan noda-noda jejak kopi atau teh pada gigi tetapi tak ingin datang ke dokter gigi dulu? Coba gunakan bahan-bahan yang ada di dapur saja dulu. Berikut ini tips dari Prevention.com mengenai cara-cara mengurangi noda pada gigi dengan bahan-bahan yang ada di dapur;

Renyah dan membersihkan

Bahan makanan, seperti apel, seledri, dan wortel ternyata selain bermanfaat bagi kesehatan dalam tubuh, tetapi juga punya kemampuan untuk membersihkan gigi. Bahan-bahan makanan ini sifatnya renyah dan punya efek membersihkan. Zat asam ringan dan astringent yang terdapat dalam bahan makanan ini dikombinasikan dengan daging yang agak kasar serta kaya serat membuatnya jadi makanan yang ideal untuk membersihkan gigi. Jadi, makin banyak alasan untuk makan makanan ini sesering mungkin. Tips ini disarankan oleh Jeff Golub-Evans, DDS, pendiri New York Academy of Cosmetic Dentistry.

Baking soda dan stroberi

Stroberi punya zat asam yang mampu mengoreksi sisa kopi dan minuman lain pada gigi. Mark Moyad, MD, MPH, dari University of Michigan Medical Center memberi rekomendasi untuk menggunakan campuran stroberi dan baking soda sebagai pembersih gigi alami. Caranya; hancurkan beberapa butir buah stroberi dalam mangkuk, tambahkan beberapa cubit baking soda dan sedikit air, aduk-aduk hingga membentuk pasta. Oleskan pada sikat gigi lalu gunakan dengan gerakan menyikat gigi selama beberapa menit. Gunakan setiap 3-4 bulan sekali karena campuran ini mengangkat kotoran bersama enamel. Jika terlalu sering bisa merusak gigi.

NAD

Editor: Nadia Felicia

Sumber: Prevention